Masdar Hilmy: Ini yang Membedakan UINSA

Bagikan

Alamtarapersma.com – Selasa (28/8) merupakan tahun ajaran baru Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan mengadakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) yang ditujukan kepada para mahasiswa baru. Kegiatan PBAK hari ini berlangsung dengan penampilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara yang membawakan MARS UINSA dan dilanjut dengan sambutan Masdar Hilmy selaku Rektor UINSA, beliau menyampaikan bahwa kecerdasan yang seharusnya dimiliki seorang mahasiswa tidak hanya di bidang akademik, tapi diimbangi dengan kecerdasan emosional dan spiritual, “Kecerdasan yang ingin dibangun di kampus ini bukan semata-mata kecerdasan otak, inti dari kesalehan secara simbolik lebih dari itu tetapi kecerdasan hati dan perilaku,” tuturnya.

Beliau menuturkan bahwa kesalehan tidak hanya di ruang lingkup ibadah dengan Yang Maha Kuasa namun menjadi orang yang berjiwa sosial tinggi dan peduli terhadap orang lain untuk mencerminkan akhlaqul karimah yang baik. Hal inilah yang memberi nilai plus UINSA, “Secara substansial kesalehan tidak hanya meliputi ibadah tapi juga saleh secara sosial. Menjadi orang yang ber-akhlaqul karimah tinggi, ini yang membedakan UINSA,” tambahnya.

Selain pengenalan kampus, PBAK juga menjadi ajang bagi para UKM menampilkan bakatnya, ada kolaborasi dari UKM Pencak Silat dan UKM Seni Budaya dimana UKM Seni Budaya mengiringi aksi silat dengan musik, lima pesilat putri mengawali atraksi, mereka menampilkan beberapa jurus dan dilanjutkan dengan aksi mematahkan batako dan balok es menggunakan tangan dan kepala dengan iringan musik, bentuk tampilan tersebut sudah diinstruksikan dari Rektorat, dari UKM pencak silat menuturkan bahwa untuk tampilan tersebut tidak membutuhkan latihan, hanya briefing. Penampilan tersebut berhasil namun kurang dirasa puas karena kurangnya balok es yang mestinya berjumlah 16 buah namun hanya ada enam yang dihadirkan karena sisanya terjebak macet, “Tadi sebenarnya ingin ditumpuk-tumpuk enam atau tujuh gitu mbak,” tutur Mukhlis, salah satu anggota UKM Pencak Silat dari Fakultas Syariah dan Hukum (FSH).

Sementara untuk musik perkusi dari UKM Seni Budaya membutuhkan waktu tiga minggu dan tampilan dari UKM Seni Budaya dapat memenuhi ekspektasi, “Ya Alhamdulillah sampai kecapaian, saking semangatnya untuk UINSA,” imbuh Syukron, mahasiswa UKM Seni Budaya. (hnf/rat/ulf)

Bagikan

2 thoughts on “Masdar Hilmy: Ini yang Membedakan UINSA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *