Cara Menabung ala Mahasiswa Agar Tidak Melarat di Akhir Bulan

Bagikan

Bahagia ala mahasiswa itu sangat sederhana. Ketika kamu mendapatkan setoran uang di awal bulan dari orang tua atau dari tempat kerja part time hehehe. Sayangnya kebahagiaanmu sirna karena uang bulananmu menipis pada akhir bulan. Keadaan ini membuat kamu tidak bisa ikut nongkrong dengan teman-teman kamu. Tapi don’t worry gaes! Tips ini bakalan ngebantu kamu agar tidak “kanker” alias kantong kering di akhir bulan.

1. Sisihkan 20-30 persen dari kiriman awal bulan

Jangan langsung menabung terlalu banyak apabila dirimu belum terbiasa menabung. Dampaknya akan membuat dirimu syok dan tidak lagi berminat buat menabung lagi. Cukup sisihkan 20-30 persen dari kiriman awal bulan untuk ditabung. Apabila sudah cukup kuat kamu bisa tingkatkan persentase menabung kamu hingga diatas 30 persen.

2. Sediakan tempat menabung selain dompet

Simpan uang yang kamu tabung di tempat yang sulit kamu jangkau seperti menyimpan di toples atau di dalam lemari. Tujuannya agar menghindari kebiasaan mengambil uang kamu yang tidak terkontrol gaes.

3. Membuat dua rekening yang berbeda

Kamu bisa mencoba cara ini agar tidak kahabisan uang di akhir bulan. Dengan cara membuat dua rekening yang berbeda. Tujuannya agar kamu bisa membedakan mana rekening buat tabungan dengan rekening pengeluaran harian.

4. Kasih kata-kata motivasi agar tidak membelanjakan uangmu

Sebagai mahasiswa kita pasti sulit untuk menahan godaan membeli sesuatu di awal bulan, dikarenakan memilki uang yang cukup banyak. Tapi tenang aja gaes, kita bisa merubah mindset tersebut kok. Misal kita gunakan kata-kata “apabila aku ambil uang dari tabunganku maka pujaan hatiku akan meninggalkanku”, hehehe walaupun motivasinya receh yang penting kamu tidak membelanjakan uang tabunganmu.

5. Menentukan target

Tentu bagus apabila kita memiliki target untuk menabung. Pasang targetmu sebagai salah satu motivasi menabungmu. Semisal kamu memasang target menabung satu tahun satu juta, maka kamu boleh mentraktir dirimu sendiri. Semakin besar targetnya, semakin besar pula rewardnya.

6. Membuat catatan pengeluaran harian

Tidak heran apabila mahasiswa bingung uangnya habis entah ke mana di akhir bulan, padahal merasa belum beli apapun. Untuk mencegah hal itu terjadi maka buatlah catatan pengeluaran harian di buku kecil. Tujuannya untuk mengurangi pengeluaran apa saja yang tidak perlu dikeluarkan agar bisa mendapatkan sisa-sisa harian untuk ditabung.

So, selamat mempraktekkan dan mendapatkan manfaatnya gaes!!!

(Ahmad Iqbal Hazazie)

Penulis adalah Mahasiswa Semester 3, Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, UIN Sunan Ampel Surabaya

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *